Written by

Waspada! Pet Food yang Pawrents Berikan Bisa Saja Menyebabkan Kanker Pada Pet!

News| Views: 135

Sebagai Pawrents yang baik kita menginginkan hewan kesayangan kita memakan makanan yang bernutrisi dan juga sehat. Kita pun juga selalu memberikan makanan yang berkualitas kepada mereka. Tapi bagaimana jika makanan yang kita anggap bernutrisi dan berkualitas tersebut ternyata bisa menyebabkan kanker pada Pet kita. Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Robert Turesky mengatakan bahwa ada kandungan yang memang bisa menyebabkan kanker pada Pet dalam Pet Food.

Penelitian yang Dilakukan

Dalam artikelnya yang berjudul “Biomonitoring the Cooked Meat Carcinogen 2‑Amino-1-methyl-6- phenylimidazo[4,5‑b]pyridine in Canine Fur“, ia memfokuskan pada kandungan ilmiah yang juga dikenal dengan nama Carcinogen atau juga disingkat PhlP yang bisa menyebabkan kanker.

Kandungan ini muncul pada daging matang, unggas, dan juga produk protein lainnya. Penelitian Dr. Turesky melihat kandungan ini dari bulu anjing-anjingnya. Saat pertama kali penelitian dilakukan, ia tidak menyangka hasilnya akan positif karena anjing-anjingnya tidak memakan daging masak. Seluruh anjing Dr. Turesky memakan Dry Food yang mengandung unggas.

Setelah penelitian positif dari anjing-anjingnya, Dr. Turesky bekerja sama dengan University of Minnesota’s Veterinary College untuk melakukan penelitian pada 15 anjing lain. 13 dari 15 anjing tersebut teruji postif mengandung Carcinogen pada bulu mereka.

Penelitian lain yang ditemukan hanyala satu yaitu “Mutagenic activity and heterocyclic amine carcinogens in commercial pet foods” yang membuktikan bahwa dari 25 Pet Food komersil yang diteliti, hanya satu yang teruji negatif untuk aktivitas mutagenic (mutasi pada sel) dan 14 dari 25 Pet Food teruji positif untuk Carcinogen.

Dari kedua penelitian ini dapat diasumsikan bahwa adanya hubungan antara dietary heterocylic amines dan kanker pada hewan yang memakan makanan tersebut.

 

Perbedaan pada Manusia dan Pet

Pet kita setiap harinya pasti memakan Pet Food Komersil kecuali mereka yang memang diberi diet yang berbeda. Manusia karena setiap hari makannya variatif maka kandungan yang kita terima tidak terlalu banyak. Berbeda dengan Pet kita yang setiap hari memakannya.

Hampir seluruh Pet kita memakan Pet Food yang Extruded atau bahan-bahannya menggunakan pewarna dan dimasak dengan suhu yang tinggi. Selain mengubah aktivitas molekul pada makanan, menurut Dr. Turesky ini juga dapat meningkatkan kandungan Carcinogen.

Dalam artikelnya, Dr. Turesky menganalisa anjingnya yang bernama Moses. Moses memiliki bulu hitam dan rambut putih. Ketika dianalisa seluruh bulu hitamnya mengandung Carcinogen tapi rambut putihnya sama sekali tidak ada. Dr. Turesky percaya bahwa pigmen dalam bulu seperti Melamin memiliki afinitas terhadap Carcinogen sehingga hewan dengan bulu yang lebih gelap akan lebih terpengaruh dari mereka dengan bulu yang terang.

 

Permasalahan Pada Pet Food

Dalam penelitian 15 anjing yang dilakukan Dr. Turesky, 14 anjing yang diteliti memiliki kandungan Carcinogen tertinggi adalah mereka yang diberi Dry Food/Kibble. 1 yang tidak diberi kibble memiliki kandungan Carcinogen terendah.

Dr. Turesky juga sudah mengganti diet anjing-anjingnya dimana sebelumnya dia memberi diet unggas. Sekarang ia memberi diet ikan. Ternyata diet unggas memiliki kandungan Carcinogen yang lebih. Dan tingkatnya akan bervariasi tergantung suhu pemasakan.

Anjing-anjing miliknya juga masih diberi makan Dry Food karena memang sulit untuk mengubah diet dari Kibble menjadi Raw Food. Dan Dr. Turesky juga belum meneliti ulang anjingnya karena butuh waktu untuk bulu anjingnya berganti.

 

Waktu Masak yang Lama dan Suhu yang Tinggi

Menurut Dr. Turesky, untuk makanan manusia semakin tinggi suhu pemasakan daging dan semakin lama waktu masaknya, kandungan Carcinogen akan meningkat. Apabila daging tersebut dibakar maka kandungannya akan semakin sedikit. Untuk kasus makanan Pet, Dr. Turesky pun tidak bisa berkata banyak.

Pet Food sendiri diproses dua kali. Pertama untuk menghasilkan kandungan daging dan kemudian mereka dimasak sekali lagi. Apakah dengan ini dilakukan kandungan Carcinogen akan meningkat?

Pada akhirnya, kita sebagai Pawrents harus kembali lagi dalam mengevaluasi apa yang kita berikan kepada Pet kita. Pastinya kita menginginkan apa yang terbaik untuk mereka dan tidak ingin mereka jatuh sakit. Konsultasilah dengan dokter hewan apabila makanan yang diberikan sudah mulai tidak cocok atau ketika Pawrents ingin mengganti diet Pet.

Berikut juga merupakan Interview lengkap yang dilakukan dengan Dr. Turesky.

Sumber: HealthyPets

We Love Pets, Do You? Spread It!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pets are humanizing. They remind us we have an obligation and responsibility to preserve and nurture and care for all life. Agree? Spread the world!