Written by

Fakta Penting Mengenai Kelenjar Anus Anjing Kamu

Facts| Views: 129

Topik ini tidaklah menyenangkan tapi merupakan sesuatu yang penting dan perlu diketahui oleh Dog Lovers dan juga Pawrents sekalian. Salah satu bagian dari anjing yang menurut kalian cukup aneh ternyata memainkan peran penting dalam kehidupan anjing sehari-hari. Kita akan berbicara mengenai Anal Glands atau kelenjar anus Anjing.

kelenjar anus anjing-1

Melihat anjing kalian di rumah menggaruk-garuk bokongnya di lantai sudah menjadi hal yang biasa? Mungkin kalian menganggapnya lucu tapi sebenarnya itu menandakan adanya parasit atau ada masalah dengan kelenjar anus anjing.

Apa sebenarnya Kelenjar Anus Anjing?

Kelenjar anus sebenarnya bukan kelenjar melainkan sebuah kantung. Kantung anus sesuai namanya adalah kantung yang mengandung cairan yang terletak antara otot sphincter internal dan eksternal anjing.

Kantung ini mengandung zat berminyak dengan bau yang kuat yang dikeluarkan bersamaan dengan kotoran anjing untuk meninggalkan tanda baunya. Inilah alasan mengapa kita sering melihat ketika anjing bertemu, mereka saling mencium bokong. Kantung anus inilah yang membawa bau unik setiap anjing.

Ada beberapa ahli yang percaya kandungan dalam kantung ini membantu kotoran untuk keluar lebih mudah.

 

Masalah yang sering dihadapi

Meski kantung anus ini bukan kelenjar, fungsi mereka sama dan msalah yang dihadapi pun sama seperti layaknya kelenjar. Kantung tersebut juga bisa terinfeksi.

Kandungan kantung anus pada sebagian besar anjing ternyata setengah cairan tapi ada beberapa anjing memiliki kandungan yang lebih tebal yang lebih mudah terimpaksi. Ketika kantung ini terinfeksi atau membengkak, mungkin perlu dikeluarkan menggunakan tangan atau melalui operasi.

 

Membersihkan Kelenjar Anus Anjing

Bukanlah sebuah kegiatan yang seru dan memang bukan sebuah pengalaman yang menarik tapi merupakan suatu kewajiban yang perlu dilakukan dari waktu ke waktu.

Yang akan kalian butuhkan adalah sepasang sarung tangan karet dan tisu. Cara untuk melakukannya adalah:

  1. Pasang sarung tangan terlebih dahulu.
  2. Lipat tisu hingga membentuk sebuah alas untuk meresap cairan yang akan dikeluarkan.
  3. Angkat buntut anjing secara perlahan dan tutupi anus anjing dengan alas tisu.
  4. Tekan perlahan anus anjing menggunakan telunjuk dan ibu jari pada posisi jarum jam 4 dan 8.
  5. Alas tisu akan menyerap cairan yang keluar. Kemudian bersihkan anus anjing dengan sabun dan air lalu keringkan.
  6. Kalau proses ini tidak mengeluarkan cairan atau anjingmu menunjukkan rasa sakit, kelenjar mungkin terinfeksi dan lebih baik membawa anjing kamu ke dokter.

Mungkin proses ini sangat ingin kalian hindari. Jika ya, pastikan anjing kamu mendapatkan cukup serat dalam dietnya. Serat akan menambah berat pada kotoran sehingga akan mengeluarkan cairan dengan sendirinya. Pilihan lain adalah meminta dokter hewan atau groomer profesional melakukannya untukmu.

We Love Pets, Do You? Spread It!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pets are humanizing. They remind us we have an obligation and responsibility to preserve and nurture and care for all life. Agree? Spread the world!